Al-Qur’an Adz-Dzikru Pemberi Peringatan

  • Whatsapp

Kita mengenal Al-Qur’an adalah kitab suci kaum muslimin. Al-Qur’an memiliki beberapa nama, salah satunya adalah Adz-Dzikru, pemberi peringatan. Barang siapa yang sampai kepadanya Al-Qur’an, baik dia sebagai orang Arab ataupun orang Ajam (non Arab), orang yang berkulit hitam ataupun merah, manusia ataupun jin. maka Al-Qur’an itu merupakan peringatan baginya. Karena itu, di dalam firman-Nya disebutkan:

وَمَنْ يَكْفُرْ بِهِ مِنَ الْأَحْزابِ فَالنَّارُ مَوْعِدُهُ

Dan barang siapa di antara mereka dari kalangan golongan yang bersekutu kafir kepada Al-Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya. (Hud: 17)

Barang siapa dari kalangan mereka yang telah kami sebut kafir (ingkar) kepada Al-Qur’an, maka neraka adalah tempat yang diancamkan baginya berdasarkan nash dari Allah Subhanahu wa Ta’ala Pengertiannya sama dengan firman lainnya, yaitu:

فَذَرْنِي وَمَنْ يُكَذِّبُ بِهذَا الْحَدِيثِ سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ وَأُمْلِي لَهُمْ

Maka serahkanlah kepada-Ku orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur’an). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. (Al-Qalam: 44)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

“بُعِثتُ إِلَى الْأَحْمَرِ وَالْأَسْوَدِ”

Aku diutus kepada kulit merah dan kulit hitam.

Menurut Mujahid, makna yang dimaksud ialah umat manusia dan jin. Beliau diutus kepada dua jenis makhluk tersebut untuk menyampaikan kepada mereka apa yang telah diwahyukan oleh Allah kepadanya dari Kitab Al-Qur’an yang mulia ini, yang tidak datang kepadanya kebatilan —baik dari depan maupun dari belakangnya—, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha bijaksana lagi Maha Terpuji.

Nabi Shalallahu’alaihi Wasallam telah memberitahukan kepada mereka di dalam Al-Qur’an, bahwa Allah Swt. telah menganjurkan mereka untuk memahami Al-Qur’an melalui firman-Nya:

أَفَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلافاً كَثِيراً

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an, Kalau kiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka menemukan banyak pertentangan di dalamnya. (An-Nisa: 82)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

كِتابٌ أَنْزَلْناهُ إِلَيْكَ مُبارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آياتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُوا الْأَلْبابِ

Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran. (Shad: 29)

أَفَلا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلى قُلُوبٍ أَقْفالُها

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an. ataukah hati mereka terkunci? (Muhammad: 24)

Resource : Tafsir Ibnu Katsir

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *