Remaja dan Euforia Tahun Baru

  • Whatsapp

Pergantian tahun baru merupakan gaya hidup yang tidak dapat dipisahkan dari generasi milenial abad ini. Kalangan milenial sering dikabarkan menimbulkan banyak “problem” dalam peringatan tahun baru. Sebagai contoh, pada tahun 2018 lalu, puluhan remaja Tasikmalaya terjaring razia saat merayakan malam pergantian tahun baru dengan pesta minuman keras (miras). (Republika.co.id)

Bagi kaum milenial, perayaan tahun baru akan berefek baik secara jasmani maupun rohani. Miras sungguh merusak otak sehingga penggunanya akan menimbulkan perilaku yang menyimpang, antara lain perkelahian, tawuran, pemerkosaan, hingga pembunuhan.

Pesta miras belum tuntas sudah muncul perilaku seks bebas. Momen perayaan tahun baru juga dimanfaatkan generasi milenial untuk pesta seks bebas. Mirisnya, bahkan hal ini sudah menjadi rahasia umum. Bahkan hal ini juga memunculkan banyak kasus, mulai dari hamil diluar nikah, infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS, aborsi, married by accident, dan masih banyak lagi.

Akhirnya, remaja muslim akan terjebak dengan perayaan yang bukan berasal dari Islam. Hal ini merupakan akibat dari kurang fahamnya remaja sekaligus juga berefek terhadap semakin jauhnya remaja dari Islam. 

Terjebaknya remaja pada euforia perayaan tahun baru nampaknya belum ada upaya yang konkret untuk mencegahnya. Yang pasti, upaya ini mengandalkan keluarga sebagai benteng pertahanan pertama.

Namun, orang tua justru dengan mudahnya memberikan izin bagi anak  mereka untuk keluar bersama teman-temannya. Orang tua mengizinkan lantaran khawatir anaknya dikucilkan oleh teman sebaya, dianggap tidak bisa bergaul, dan kurangnya pemahaman orang tua akan makna tahun baru dalam Islam.

Jika kita sebagai orang tua dan calon orang tua dapat memahami sejarah munculnya perayaan tahun baru Masehi, maka dapat dipastikan bahwa tahun baru Masehi termasuk bagian dari perayaan non-muslim dan masih serangkaian dengan perayaan Natal. Perayaan tahun baru masehi merupakan pesta warisan yang dirayakan oleh bangsa Romawi—-

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *